Perlunya Suntik Vaksin untuk Jamaah Umroh

Jamaah Umrah di Mekah

Pengalaman saya menjalani ibadah umrah pada bulan Februari 2013 yang lalu, berawal dengan mengurus kelengkapan administrasi. Salah satu syarat yang diperlukan adalah kartu kuning. Jangan salah duga... kartu kuning disini bukanlah kartu untuk melamar kerja, tetapi kartu vaksin. Kartu vaksin ini disebut kartu kuning karena warnanya kuning. Kartu ini diperlukan sebagai tanda bahwa jamaah yang hendak melakukan ibadah umrah telah divaksinasi.

Vaksin yang disyaratkan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi adalah vaksin meningitis. Mengapa? ... Karena Meningitis adalah salah satu jenis penyakit yang menyerang selaput otak hingga berujung pada kematian. Konon, jamaah haji Indonesia banyak yang terserang penyakit ini. Untuk itu, suntikan vaksin meningitis diperlukan untuk pencegahan.

Bagaimana dengan jamaah umrah? … Jamaah umrah dari Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Beberapa tahun terakhir ini, vaksinasi meningitis dianggap perlu untuk melindungi jamaah umrah. Sejatinya vaksin meningitis  berasal dari virus yang telah dilemahkan. Kemudian, disuntikan kembali untuk ke tubuh manusia untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh terhadap virus meningitis.


Bagian Depan Kartu Kuning (Vaksin)

Kebetulan saya telat mendaftarkan diri di sebuah biro perjalanan untuk ibadah umrah. Karena keterlambatan pendaftaran itu, maka saya diharuskan mengurus sendiri kartu kuning atau kartu vaksin yang diperlukan. Tetapi selalu ada pelajaran yang berharga dari setiap peristiwa yang kita alami. Ketidakberuntungan saya dalam mengurus kartu vaksin secara berkelompok, malah memberi pengalaman tersendiri untuk ditulis di blog ini.

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Kesehatan menyediakan beberapa tempat untuk memperoleh vaksin dan kartu kuning. Beberapa lokasi yang tersedia, yakni Bandara Halim Perdana Kusuma, Bandara Soekarno-Hatta, Pelabuhan Tanjung Priok dan Rumah Sakit Fatmawati. Saya yang bertempat tinggal di Depok, tentu saja lebih memilih RS Fatmawati, karena lebih dekat dari rumah. Saya cukup beruntung masih dapat suntuk vaksin dan membuat kartu kuning di RS Fatmawati, karena pada tahun ini, 2014, RS Fatmawati sudah tidak lagi melayani suntik vaksinasi untuk jamaah umrah.


Isi Kartu Kuning


Adapun beberapa persyaratan yang perlu dibawa untuk mengurus kartu kuning ini, adalah fotokopi paspor dan pasfoto ukuran 4 x 6, masing-masing sebanyak satu lembar. Selanjutnya, kita harus mengisi formulir yang disediakan.

Berikut adalah proses pengurusannya:
  • Mengisi formulir pendaftaran.
  • Siapkan fotokopi paspor + pasfoto.
  • Setelah dipanggil, kita akan ditanya jenis vaksin yang diperlukan. Biasanya untuk jamaah usia di atas 50 tahun akan ditawarkan tambahan vaksinasi flu untuk kekebalan tubuh.
  • Untuk vaksinasi meningitis dikenakan biaya Rp.167.000,- (harga vaksin bulan Januari 2013). Bila ditambah vaksinasi influenza, maka akan dikenakan biaya tambahan (khusus jamaah usia di atas 50 tahun).
  • Setelah antri beberapa lama, maka kita akan dipanggil untuk divaksin dan diberikan kartu kuning.
Masa berlaku kartu kuning ini adalah dua tahun, artinya bila tahun depan ingin umrah kembali, maka tidak perlu divaksinasi lagi dan kartu kuningnya masih bisa digunakan. Maka disimpan sebaik-baiknya!

Untuk lebih jelasnya, dapat menghubungi KKP:
  • Bandara Halim Perdana Kusuma: 021-8000166
  • Pelabuhan Tanjung Priok: 021-43931045
  • Bandara Soekarno Hatta: 021-5506068


Comments

  1. yang di fatmawati udah ga ada lagi mbak.................

    ReplyDelete
  2. hari ini, tgl 24 februari 2014, melalui bagian informasi RS Fatmawati yang saya tanya, RS tsb sdh tidak memberi pelayanan vaksi meningitis. jadi mbak Yulianti Fajar Wulandari sangat beruntung bisa urus di Fatmwawti.

    ReplyDelete
  3. yahh...baru aja mau suntik di rs fatma minggu depan..

    ReplyDelete
  4. Maaf niy, baru sempat balas... anyway, makasiy infonya... cepat sekali ya berubah, padahal saya baru februari tahun lalu suntik vaksin di fatmawati... tetapi setidaknya masih ada info yang bisa diambil dari tulisan saya tentang persyaratan tuk suntik vaksin... sekali lagi makasiy semua atas infonya...

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Back to the past with The National Museum in Central Jakarta